HLT pemecahan masalah materi SPLDV
Hyphotetical Learning Trajectory:
Pemecahan Masalah Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
Nurwanti Adi Rahayu1,
Raizal Rezky2, Dessy Rasihen3
Universitas
Negeri Yogyakarta1
Universitas
Negeri Yogyakarta2
Universitas
Negeri Yogyakarta3
Abstrak. Matematika merupakan salah satu
mata pelajaran wajib yang diajarkan di sekolah. Menurut National Council of Teachers of Mathematics NCTM (2000) tujuan pembelajaran matematika agar siswa: (1)
belajar menghargai matematika; (2) percaya diri dalam kemampuannya mengerjakan
matematika; (3) menjadi problem solver
matematika; (4) belajar untuk berkomunikasi secara matematika; (5) belajar
untuk melakukan penalaran secara matematika. Salah satu tujuan pembelajaran matematika
yang disebutkan oleh NCTM yakni
menjadi problem solver matematika.
Hal ini mengindikasikan siswa yang mempelajari matematika akan memiliki
kemampuan pemecahan masalah. Dalam memecahkan masalah hal yang perlu diperhatikan dalam belajar
adalah lebih mengutamakan proses dari pada hasil akhir. Jika jawaban akhir yang ditekankan maka siswa hanya
dapat belajar satu masalah tertentu Selanjutnya materi matematika yang penting adalah sistem
persamaan linear dua variabel (SPLDV) ini
dikarenakan proses pembelajaran pada SPLDV memerlukan penguasaan yang baik
dalam pemecahan masalah, sehingga dari sini diperlukan design pembelajaran agar
dapat merumuskan secara tepat pola pembelajaran yang akan dilakukan oleh guru
kepada siswa.
Design pembelajarna yang disusun harus mempertimbangkan kemampuan siswa dalalam menyelesaikan suatu masalah matematika. Hal ini
karena tiap siswa memiliki cara berpikir yang berbeda antara siswa satu dengan
siswa yang lain. Alur berpikir siswa yang mungkin muncul dalam pembelajaran
dinamakan dengan Hyphotetical Learning
Trajectory. Dalam artikel ini akan memaparkan Hypothetical
Learning Trajectory (HLT) dalam kegiatan pemecahan masalah siswa materi
sistem persamaan linear dua variabel.
Kata kunci: HLT, pemecahan
masalah, spldv
Komentar
Posting Komentar